Connect with us
  • b
  • a
  • x
A CARING AND GLOBAL UNIVERSITY
WITH COMMITMENT TO CHRISTIAN VALUES

Acara akan datang


Berita terakhir



UK Petra Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan “Dari aku untuk Indonesiaku”
August 23, 2019

Universitas Kristen Petra (UK Petra) bekerjasama dengan Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah yang didukung oleh La Tulipe Cosmetiques menggelar seminar Wawasan Kebangsaan bertajuk “Dari aku untuk Indonesiaku”. Seminar ini dilaksanakan pada 19 Agustus 2019 di Auditorium Gedung Q UK Petra. “Kami ingin meningkatkan rasa kecintaan terhadap Indonesia dengan segala keadaan yang ada saat ini. Seminar ini diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika UK Petra bahwa sebagai WNI harus mencintai negara ini apapun keadaannya., ungkap Sally Azaria, S.Sos., M.PPO., selaku koordinator acara seminar Wawasan Kebangsaan UK Petra.

Seminar ini menghadirkan tiga pembicara yaitu Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, Ketua Umum Persyarikatan Muhammadiyah (1998-2005), Yudi Latief, Ph.D., Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (2017-2018), dan Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M., Gubernur DKI (2014-2017).

Seminar yang membahas tentang peran anak muda bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, khususnya anak muda Tionghoa Kristen. Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif mengatakan bahwa Indonesia ini sangat cantik dengan keberagamannya, tetapi seringkali dirusak oleh anak-anak bangsa yang ‘tuna kewarasan’. “Yang diharapkan dari anak muda Tionghoa Kristen adalah meneladani ajaran Yesus Kristus, menolong sesama dan mengasihi sesama,” ujar tokoh yang lebih sering disapa Buya Syafii ini.

Membahas tentang Pancasila, Yudi Latief, Ph.D., mengungkapkan bahwa Pancasila dan kemajemukan di Indonesia merupakan sumber kekuatan Bangsa ini. “Tanpa Pancasila, Indonesia yang majemuk tidak akan kuat. Indonesia dengan keberagaman menjadi dimensi kekuatan, aset bagi Indonesia Raya,” ungkap penulis buku "Negara Paripurna:Historitas, Rasionalitas, Aktualitas Pancasila". 

Sering dianggap “double minority”, hal tersebut dibantah oleh Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M., atau biasa disebut BTP atau Ahok. Baginya, tidak boleh ada pikiran bahwa dirinya adalah minoritas, tetapi justru harus optimis dan punya keyakianan. “Sebagai Tionghoa Kristen, kita harus mempunyai empati, kemurahan hati, kerendahan hati, lemah lembut, dan kesabaran,” pesan Ahok. (rut/Aj)

Baca berita
Lebih Mengenal Dunia Tourism Enterpreneurship
August 23, 2019

Program Manajemen Kepariwisataan Universitas Kristen Petra (UK Petra) menggelar seminar bertajuk Tourism Enterpreneurship Startup yang diadakan pada 2 Agustus 2019 di Hotel Ibis Style Jemursari Surabaya. Kegiatan yang diikuti sekitar 70 orang ini merupakan mahasiswa Program Manajemen Kepariwisataan UK Petra dan juga siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya.

Kegiatan ini mengundang narasumber Natali Ardianto, mantan Chief Technology Officer  Tiket.com dan juga founder komunitas #startuplokal.  Tujuan kegiatan ini adalah memberikan wawasan industri pariwisata sebagai peluang bisnis yang potensial untuk dikembangkan, memberikan pengetahuan dasar to create startup business, serta merangsang tumbuhnya pemikiran kritis dan inovatif peserta.

“Kegiatan ini mengedukasi peserta bahwa industri pariwisata bukan hanya travel agent atau menjadi tourguide, dan dalam industri wisata itu masih terbuka peluang  sektor yang belum dikerjaan seperti startup bisnis. Harapannya para mahasiswa bisa   mengembangkan ide-ide bisnis baru dan munculah startup-startup bisnis yang pengembangnya para mahasiswa UK Petra program Pariwisata,” ujar Devi Destiani Andilas, S.E., MM.Par., selaku penanggung jawab kegiatan.

Natali berpesan “Anda harus belajar keras dan selalu haus serta terbuka dengan perkembangan ilmu yang baru, jangan menganggap apa yang Anda pelajari dikampus itu sudah cukup. Membaca literatur, hadir di seminar akan menolong Anda untuk terus berkembang”. (mgn/dit)

Baca berita
Menjadi Teladan Usai Pensiun
August 23, 2019

Ibadah Syukur dalam rangka Purna Tugas untuk Misman digelar di Ruang Konferensi IV Gedung W lantai 10. Misman merupakan karyawan dari Unit Pelayanan dan Pemeliharaan Kampus (UPPK) yang bertugas di Gedung I dan J. Ia telah menjadi karyawan di UK Petra sejak tahun 1978, serta telah menerima penghargaan Petra Kencana Karya pada tahun 2001, dan Petra Kencana Bakti pada tahun 2008.

Pembawa renungan pada kesempatan ini adalah Herman Caralius Ignatius Caralius dari Perpustakaan  UK Petra. Herman mendasari renungannya dari 2 Timotius 3: 1-9 & 10. Dari ayat 1-9, kita melihat bahwa manusia memiliki sifat dasar yang buruk. Menurut Herman, sifat yang digambarkan pada saat itu memiliki kesamaan dengan sifat manusia pada masa kini, seperti cenderung egois, cenderung meninggalkan nilai-nilai moral dan agama, serta cenderung idealis walau tidak realistis atau berpikir pendek.

Solusi untuk hal ini menurut Herman ada pada ayat 10, yang berbunyi “Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku”. Ayat ini menekankan pentingnya mengikuti teladan yang diberikan oleh Paulus untuk senantiasa memperbaiki diri.

Sebagai penutup, Herman menyampaikan pesan bagi Misman. Ia mengatakan “Walau pun Bapak sudah selesai mengabdi sekian puluh tahun di UK Petra, nama UK Petra akan selalu melekat pada Bapak, dan Bapak masih berkewajiban untuk menjadi teladan bagi anak-anak Bapak”. Dalam sesi pesan dan kesan, Yandi menyampaikan kesannya tentang sosok pendiam Misman. Dalam satu kesempatan, Misman pernah menyemangati rekan kerja dengan berkata, “Ayo ndang digarap. Ojok kakehan ngobrol. Ndang mari”.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Agus Arianto Toly, S.E.,Ak.,M.S.A., mengibaratkan Misman sebagai seorang superhero. Ia mengatakan, “Pak Misman ini bekerja dalam senyap, tidak butuh tampil. Hasil kerja bagus, makanya sosok Misman tetap dirindukan”. (noel/Aj)

 

Baca berita
Dari Alumni Untuk Teknik Sipil UK Petra
August 22, 2019

Dua alumni Teknik Sipil UK Petra, Prof. Ir. Benjamin Lumantarna, M.Eng., Ph.D. dan Ir. Gideon Hadi Kusuma, M.Eng., melalui CV Benjamin Gideon and Associates dan Everbest G & I Pty. Ltd., memberikan beasiswa dan penghargaan untuk beberapa mahasiswa aktif Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra (UK Petra).

Beasiswa dan penghargaan ini di berikan berbarengan dengan sarasehan orang tua mahasiswa baru Teknik Sipil angkatan 2019/2020 pada 20 Juli 2019 di Auditorium UK Petra. “Ini merupakan kontribusi dari alumni Teknik Sipil yang telah berkiprah untuk para mahasiswa dan almamater,” ujar Dr. Daniel Tjandra, S.T., M.Eng., Ketua Program Studi Teknik Sipil UK Petra.

Beasiswa dari CV Benjamin Gideon and Associates diberikan kepada mahasiswa yang memiliki ekonomi terbatas dengan syarat memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 dan mengambil minimal 18 sks pada kedua semester pada tahun berjalan. Beasiswa ini diberikan kepada empat orang mahasiswa dari masing-masing angkatan, namun kali ini hanya satu orang yang memenuhi syarat untuk menerima beasiswa ini.

Sedangkan untuk penghargaan terbagi menjadi dua jenis, Award I diperuntukan bagi mahasiswa di masa studi tahun awal hingga tahun kedua yang meraih IPK tertinggi di masing-masing angkatan, sementara Award II diperuntukan bagi mahasiswa di masa studi tahun ketiga yang meraih IPK tertinggi dan memiliki SKKK >200.

Beasiswa diberikan dalam bentuk USPP sebesar Rp 10.000.000,-, sedangkan penghargaan diberikan dalam bentuk uang tunai, Award I sebesar Rp 10.000.000,-, dan Award II sebesar Rp 5.000.000,-. “Program Studi berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut, dan alumni yang  lain dapat berkontribusi untuk almamater, juga para mahasiswa dapat terus berkompetisi untuk meraih yang terbaik” ungkap Daniel. (rut/dit)

 

Baca berita
Mengajak anak-anak SMA berkenalan dengan PIBAC
August 22, 2019

Program International Business Accounting (IBAcc) Universitas Kristen Petra (UK Petra) menggelar Petra International Business Accounting Competition (PIBAC) bertemakan “Olympus: Triumph Of Victory” dalam rangka ingin mengilustrasikan bahwa mencari, mendapatkan, menjalankan serta mempertahankan pekerjaan akan menjadi sebuah petualangan yang penuh dengan tantangan. Dilaksanakan pada 24 - 26 Juli 2019 di UK Petra dan East Coast Center Area Mall Surabaya. 

“Saat ini menjadi tahun pertama PIBAC diadakan diluar lingkungan kampus dan kita juga memperluas sekolah yang diundang. Harapan kami, lebih banyak siswa SMA yang mengenal PIBAC. Tahun ini diikuti kurang lebih 10 SMA di Surabaya.,” ungkap Ericka Tanoyo selaku ketua panitia PIBAC 2019.

Acara dimulai dengan briefing dan technical meeting pada hari pertama, dimana peserta mendapatkan presentasi study case yang merupakan materi dasar selama berlangsungnya rangkaian acara. Kemudian pada hari kedua dilaksanakan  rally games yang menguji ketangkasan, hardskill, softskill, serta teamwork para peserta dengan memainkan sebanyak 11 permainan. 

Kemudian pada hari ketiga merupakan final presentation, dimana babak presentasi ini berbasis bahasa inggris dengan materi berupa innovative business plan. Di dalam babak ini, setiap kelompok diwajibkan untuk menggunakan konsep-konsep ekonomi dasar dalam mendukung penjelasan mereka saat menjual ide bisnis inovatif mereka kepada para juri. 

SMA Kristen Petra 2, Surabaya meraih Juara I dalam kompetisi ini, sementara SMA Kristen Petra 1, Surabaya meraih Juara II, dan SMA Katolik St. Louis 1, Surabaya meraih Juara III. “Acaranya seru, kita dapat lebih mengerti soal Akuntansi yang belum pernah diajarkan, selain itu juga dapat melatih speaking bahasa inggris kita,” ujar Zevana Zavira dari SMA Kristen Petra 4, Sidoarjo. (mgn/Aj)

 

Baca berita
Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Mendampingi Remaja Millenials
August 09, 2019

Pusat Konseling dan Pengembangan Pribadi (PKPP) Universitas Kristen Petra  (UK Petra) berkerja sama dengan Pusat Kerohanian (Pusroh) UK Petra, menggelar seminar bertajuk “Peran Keluarga Dalam Mendampingi Remaja Millenial”. Seminar ini dilaksanakan pada 5 Juli 2019 di ruang konferensi satu, dan diikuti oleh sekitar 67 dosen dan pegawai. “Acara ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan teman-teman dosen dan pegawai tentang bagaimana mendidik anak-anaknya yang remaja, selain itu juga memiliki bekal dan dapat diterapkan,” ujar Paulina Raras R.,S.Psi sebagai penanggung jawab acara.

Seminar yang terbagi dalam dua sesi ini menghadirkan Pendeta (Pdt) Marojahan Sintong Sijabat, M. Th. sebagai pembicara. Menurut Pdt. Marojahan, peran keluarga terutama orang tua sangat penting dalam mendampingi remaja, baik generasi z atau generasi millenial. Hingga saat peran orang tua mendampingi anak untuk memilih teman hidup. Diharapkan anak-anak dapat tumbuh dewasa sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

“Kegiatan ini sangat berguna, karena menggugah orang tua untuk berani mengambil keputusan dalam mendahulukan keluarga dan anak-anaknya. Sebagai orang tua, tanggung jawab terbesar adalah menghantar anak kita ke jalan hidup yang benar,” ungkap Dra. Monica Ida Uniati, M.M, peserta dan dosen program studi Manajemen Kepariwisataan yang mengikuti acara ini hingga akhir. (mgn/dit)

Baca berita
Berita lainnya