Connect with us
  • b
  • a
  • x
A CARING AND GLOBAL UNIVERSITY
WITH COMMITMENT TO CHRISTIAN VALUES

Kegiatan

Lembaga Perwakilan Mahasiswa (BEM, MPM, BPMF, HIMA, dan POKJA)

Setiap mahasiswa memiliki hak agar suaranya didengar baik oleh program studi, jurusan, fakultas, maupun universitas.

Untuk hal tersebut mahasiswa memerlukan perwakilan mahasiswa. Ada beberapa lembaga yang mewakili mahasiswa baik di tingkat jurusan dan program studi, fakultas, dan universitas. Pada proses pembinaan awal mahasiswa baru, biasanya Anda akan dikenalkan dengan lembaga perwakilan Anda baik di tingkat jurusan dan program studi masing-masing. Mereka juga memiliki alur pengkaderan mahasiswa. Ikutilah alur ini dan bergabunglah dengan lembaga-lembaga tersebut. Anda dapat mempelajari banyak hal meliputi kepemimpinan, manajemen, pengambilan keputusan, perencanaan, dan negosiasi melalui alur pengkaderan tersebut, maupun bila Anda nanti terlibat di dalamnya sebagai salah seorang pengurus.

Kamp Mahasiswa
Adalah sebuah kamp yang di desain secara menarik dan mengundang seluruh mahasiswa dari semua tingkat dan jurusan. Kamp ini bertujuan menolong mahasiswa untuk menemukan visi dan misi kehidupan mereka, mengalami pertumbuhan rohani sebagai murid Kristus serta menghayati kepemimpinan Kristen. Di dalamnya terdapat sesi-sesi ceramah, sharing kelompok, games, dan outdoor/outbond activity.

Welcome Grateful Generation (WGG)

WGG merupakan Kegiatan orientasi mahasiswa baru Universitas Kristen Petra yang terdiri atas proses penyambutan, pengenalan, dan pembekalan mengenai kehidupan dan lingkungan universitas. WGG bertujuan agar para mahasiswa baru dapat lebih cepat beradaptasi untuk mempersiapkan diri menjadi mahasiswa baru yang maksimal dengan mengingatkan potensi dan keberhargaan diri, mengenal kondisi kampus dan kehidupan akademik serta mengenal lingkungan kampus (Siwalankerto dan Surabaya).

Community Outreach Program (COP)

Kegiatan non akademik kemahasiswaan yang memadukan Darma Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, serta Pengabdian terhadap masyarakat sekaligus. COP dilaksanakan dengan metode service learning, setiap tahunnya lebih dari 100 mahasiswa asing dari berbagai universitas luar negeri turut berpartisipasi. Dalam konteks internasionalisasi, COP merupakan salah satu wadah pelayanan, pembelajaran dan interaksi multicultural, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta seni mahasiswa antar berbagai Negara. COP dilaksanakan di dua daerah yaitu Mojokerto dan Nusa Tenggara Timur.