Connect with us
  • b
  • a
  • x
A CARING AND GLOBAL UNIVERSITY
WITH COMMITMENT TO CHRISTIAN VALUES

Berita

Kalahkan 562 Delegasi, Mahasiswi UK Petra Raih Favorite Challenge Indonesia
February 12, 2019

Tidak takut mencoba, itulah satu hal yang tercermin dari Natasya Evelyn Alamsyah. Natasya merupakan mahasiswi Program English for Business UK Petra yang berhasil mengalahkan 562 delegasi pada tanggal 11-14 Januari 2019 lalu. Ia berhasil meraih “Favorite Video Challenge” di Malaysia, Kuala Lumpur yang diadakan oleh PBB. “Kemenangan ini menjadi sebuah berkat yang luar biasa, saya hanya melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan. Tidak berharap menang”, ungkap gadis yang baru pertama kali mengikuti kompetisi ini.

Kompetisi bertajuk Global Goals Model United Nations ini awalnya diikuti kurang lebih 6000 delegasi dari seluruh dunia dan terdiri dari dua babak. Mengambil topik “Let’s Realize 17 Goals for a Brighter World”, kompetisi ini mengajak anak muda berusia 18-23 tahun untuk membuat paper sekaligus menjawab beberapa pertanyaan yang sesuai dengan topik dan membuat video mengenai topik yang telah dipilih tersebut.

Ada 17 sub tema dan bisa dipilih salah satu oleh peserta kompetisi. Natasya mengambil sub tema mengenai air bersih dan sanitasi. Kebetulan, Natasya mendapatkan soal mengenai air bersih dan sanitasi negara Singapura. Selama satu bulan, ia mencari data dan informasi mengenai air bersih dan sanitasi negara Singapura. “Saya sempat tidak yakin bisa menyelesaikan paper ini, sebab sangat minim informasi. Hingga suatu hari saya melihat debat salah satu menteri di Singapura yang membahas hal ini. Maka jadilah saya menggali lebih jauh dan membuat paper tersebut”, urai anak pertama dari dua bersaudara itu.   

Setelah mendapat pengumuman bahwa Natasya melaju ke babak selanjutnya dan diminta membuat video, segera mahasiswi angkatan 2017 ini membuat konsep videonya. Berlaga dengan 562 delegasi dari 53 negara tak membuatnya patah semangat. Video berdurasi satu menit itu diambil di tempat asalnya yaitu Kediri dan hanya dalam waktu satu hari saja. Ia menceritakan bahwa cara mengatasi masalah air bersih dan sanitasi itu harus dimulai dari diri sendiri bukan dari yang lainnya.

Dalam video, sebagai pembuka gadis yang hobi menyanyi ini mempertanyakan apakah benar anak muda itu seorang agen perubahan? Video ini mengisahkan kebiasaan anak muda yang katanya dikatakan agen perubahan tetapi masih sering membuang-buang air bersih dalam kehidupan sehari-hari akan tetapi berubah setelah mengetahui bahwa air bersih itu ternyata penting untuk seluruh umat manusia di dunia ini. “Jika kita sudah dengan sadar diri bahwa perlu menghemat air bersih dari kebiasaan sehari-hari kita mulai dari bangun tidur maka secara otomatis kita akan membantu orang lain dari negara lain untuk tidak kekurangan air”, rincinya.

Konsep video yang sangat kuat inilah akhirnya membuat Natasya meraih medali dan piagam. Sedangkan Best video challenge diraih oleh delegasi asal India. (Aj/padi)

 

Merayakan Sistem Automasi yang Inovatif
February 12, 2019

Program studi Teknik Elektro Universitas Kristen Petra (UK Petra) menyelenggarakan pameran Tugas Akhir mata kuliah Automasi 1 bertajuk ‘Automation in Sport and Entertainment’ pada 30 November 2018 di selasar Gedung P, tema ini dimaksudkan untuk merayakan keberhasilan penyelenggaraan Asian Games XVIII di Indonesia.

Mata kuliah Automasi 1 ini belajar tentang mewujudkan sistem otomasi di industri atau pabrik dengan menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) sebagai pengendalinya. Kegiatan dalam mata kuliah ini adalah memprogram PLC, dan mengintegrasikan sensor dan aktuator yang dikendalikan oleh PLC tersebut sehingga sebuah sistem dapat bekerja secara otomatis. Untuk tugas akhir mata kuliah ini, mahasiswa bekerja secara berkelompok beranggotakan 2-3 orang. Masing-masing kelompok ini mendapat waktu 6 minggu untuk menghasilkan purwarupa dari sistem otomasi yang dirancang. Pameran menampilkan 9 purwarupa karya mahasiswa yang dikategorikan menjadi 2: sport dan entertainment.

Di kategori sport ada 4 purwarupa, yaitu: Automatic Ping Pong Trainer; Smart Swimming Pool System; 3J Smart Racing System; dan Smart Stadium System. Di kategori entertainment ada 5 purwarupa, yaitu: Escape Room Game; Laser Shooting Game; Smart Outdoor Stage System; Game of Touch; dan Mini Histeria.

Di pameran ini para pengunjung diperkenankan memilih purwarupa favorit dan muncul sebagai sistem terfavorit pilihan pengunjung adalah: Laser shooting game; Escape Room Game; dan Automatic ping pong trainer.

Laser shooting game yang dikerjakan oleh Aditya Lymanyada, Kevin William Haryanto, dan Jason Hartono ini adalah permainan menembak model zombie dengan laser. Bukan hanya sekedar kemahiran menembak, pemain juga perlu memutar otak untuk menyelesaikan teka-teki yang ada di dalam permainan. Sistem otomatis yang dipakai dalam permainan ini adalah sensor di model zombie dan aktuator yang membuat zombie berdiri serta terjatuh saat terkena sinar laser. Mahasiswa perancang permainan ini berhasil membangun skenario permainan yang bagus dan desain tampilan purwarupa yang mengesankan.

Escape room game karya Hendrata Irvin Hartono, Leonardus Putera Santoso, dan Steven Jaya Nugraha adalah sebuah wahana permainan dimana pemain terkunci dalam suatu ruangan dan harus mencari jalan keluar dari ruangan tersebut. Jalan keluar ruangan bisa didapatkan dengan mengumpulkan petunjuk yang didapatkan dengan menyelesaikan teka-teki tersembunyi yang ada di benda-benda di dalam ruangan tersebut. Rancangan ruangan, teka-teki, skenario permainan, serta eksekusi pengerjaan sistem otomatis yang baik oleh kelompok mahasiswa yang mengerjakannya menunjukkan kreativitas dan ide yang unggul.

Automatic ping pong trainer adalah hasil kreativitas kelompok Aaron Marselino Lukman, Alexander Edward Hutomo, dan Michael keyson Wirahadi. Mereka membuat sebuah mesin untuk membantu berlatih tenis meja secara mandiri. Mesin ini dilengkapi dengan peluncur bola dari berbagai sisi dan mengharuskan atlet untuk memukul bola ke arah yang sudah ditentukan. Pada akhir sesi latihan, mesin menampilkan tingkat keberhasilan pukulan atlet. Penilaian ini memungkinkan atlet menentukan sasaran peningkatan akurasi pukulan di sesi latihan berikutnya. Aaron, salah seorang anggota kelompok pembuat mesin ini mengatakan, “Saya terus belajar untuk tidak kenal menyerah, optimis, bagaimana cara mengatur waktu yang baik dan yakin akan mendapatkan pengalaman-pengalaman yang tak terlupakan”. (noel/dit)

Tetap Bersyukur karena Kita Berharga di Mata Tuhan
February 11, 2019

Bekerja adalah bagian penting dalam kehidupan manusia. Semua orang di satu titik akan sampai pada masa pensiun. Bagi orang yang sudah mengabdi dengan setia, memasuki masa pensiun adalah saat yang perlu disyukuri. Pada tanggal 17 Januari 2019, diadakan Ibadah Syukur Purna Tugas untuk Purtoyo, pegawai di Unit Pelayanan dan Pemeliharaan Kampus (UPPK). Setelah mengabdi di Universitas Kristen Petra selama 41 tahun, Purtoyo memasuki masa pensiun di usia 60 tahun. Ibadah ini dihadiri oleh pimpinan UK Petra, rekan kerja, serta dosen pengajar dari Program International Business Management (IBM) tempat Purtoyo bertugas.

Renungan dalam ibadah ini dibawakan oleh Herman Ignatius Caralius dari Perpustakaan UK Petra. Sebelum renungan dimulai, Herman menyampaikan bahwa siapa pun yang melihat Purtoyo akan melihat satu keunikan yang dimilikinya. Keunikan itu adalah Purtoyo selalu terlihat sukacita. Renungan kemudian dibuka dengan video yang mengilustrasikan relasi kekeluargaan seorang ayah yang sudah pensiun dengan anak-anaknya yang memiliki kesibukan sendiri di luar kota. Digambarkan bahwa sang ayah sampai membuat berita bahwa dirinya meninggal dengan harapan bahwa anak-anaknya akan bisa meluangkan waktu untuk berkunjung. Dari ilustrasi ini, Herman menyampaikan bahwa dukungan dari orang-orang penting, yaitu keluarga dan teman-teman sekerja adalah penting dalam memberi motivasi dan memberi konsep diri yang baik dalam masa pensiun. Hal penting kedua adalah jangan menyalahkan siapa pun atas peristiwa yang dialami setelah masa pensiun. Sebagai tuntunan dalam mengantisipasi permasalahan di kedua hal di atas, Mazmur pasal 139 menekankan pentingnya bersyukur. Herman mengajak kita untuk merenungi pentingnya tetap mengucap syukur seperti yang tertulis di ayat 14-16. Herman menyisipkan satu pesan, katanya “Bahagia itu sederhana. Salah satu halangan kita merasa bahagia adalah mengharapkan kebahagiaan itu terlalu besar”. Untuk memudahkan memiliki sikap bersyukur itu, kita bisa mengingat bahwa bagaimana pun keadaan kita, kita tetap berharga di mata Tuhan.

Seusai renungan, tiba saat menyampaikan pesan dan kesan. Lianto Darmawan, S.E., MFM, dosen IBM menyampaikan apresiasi atas pelayanan Purtoyo. Katanya, “Meskipun tidak selalu kelihatan, kita tetap tahu kalau Pak Pur ada”. Yang dimaksudkan adalah hasil kerja Purtoyo bisa terlihat dari kerapian lingkungan IBM, ketersediaan keperluan kuliah yang terjaga, dan berbagai hal lainnya. Yandi Immanuel, rekan Purtoyo di UPPK menyampaikan bahwa Purtoyo ulet dan panjang akal dalam bekerja. Kebiasaan Purtoyo yang berkesan baginya adalah ia selalu dengan sigap menjawab “Siap” pada setiap permintaan. Menurut Yandi Hal ini memberikan rasa tenang pada orang yang memberikan permintaan pada Purtoyo. Wakil Rektor Bidang Umum dan Administrasi, Agus Arianto Toly, S.E.,Ak.,M.S.A., menyampaikan bahwa meskipun dengan berat hati, rekan-rekan sekerja perlu melepas Purtoyo untuk memasuki masa pensiun. Purtoyo sebetulnya sudah diminta untuk bertahan dan terus bekerja di UK Petra, tetapi ia memilih untuk pensiun. Agus juga menyampaikan bahwa sikap Purtoyo selama bekerja adalah baik, katanya “Apa pun keadaannya, Pak Pur tidak pernah ngomong negatif pada atasan”. (noel/padi)

Hidup yang Berpusat Pada Injil
February 01, 2019

Mengawali tahun 2019, Universitas Kristen Petra (UK Petra) kembali menggelar retreat pegawai bagi para dosen dan tenaga kependidikan. Retreat kali ini dilaksanakan pada 24-26 Januari 2019 di Puncak Ayanna Hotel & Resort, Trawas. Mengangkat tema “Gospel-Centered Spirituality”, retreat pegawai 2019 menjelaskan konsep dasar kehidupan yang berpusat kepada Injil, memaparkan perbedaan kehidupan yang bepusat pada Injil dan yang bukan berpusat pada Injil, serta menjabarkan prosesnya.  “Di Retreat tahun ini kita didorong untuk membangun kehidupan spiritualitas pribadi yang berpusat pada Injil berdasarkan anugerah dan kekuatan Injil semata,” ujar Herri Christian Palit, S.T., M.T., selaku Ketua Panitia Retreat Pegawai 2019.

Retreat 2019 menghadirkan beberapa pembicara, antara lain Prof. Sen Sendjaja, Ph.D., Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng., dan Samuel Soegiarto, M.Th. Selain itu, ketiga Wakil Rektor UK Petra turut mengisi sesi sharing. Pada hari pertama, Samuel Soegiarto, M.Th. berbicara mengenai “The Gospel Less-Life” atau kehidupan tanpa Injil. Sharing dari Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Agus Arianto Toly, S.E., Ak., M.S.A. yang berjudul “Keluhan Palsu” menutup rangkaian kegiatan di hari pertama.

Hari kedua dimulai dengan senam pagi bersama, kemudian dilanjutkan dengan sesi dari Prof. Sen Sendjaja, Ph.D. sebanyak dua sesi. Topik yang dibahas pada sesi pertama adalah “Desiring God”, penggambaran manusia yang paling tepat  adalah apa yang diinginkan hatinya, seringkali kita iri hati melihat orang lain. Pada saat kita bergembira karena Tuhan, maka keinginan hati kita akan dibuat sama dengan keinginan Tuhan. Sedangkan sesi kedua berbicara tentang “Framing the Failure”, semua orang pasti pernah gagal dan pada sesi ini peserta diajak belajar dari Daud. “Allah menemui kita justru disaat kita lemah, kegagalanmu tidak akan mendatangkan murka Allah atasmu,” ungkap Profesor di bidang Servant Leadership dari Swinburne University, Australia.

Sesi dilanjutkan dengan sharing Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, R. Arja Sadjiarto, S.E., M.Ak., Ak. yang berjudul “Berbagi Sukacita”. Di hari kedua ini Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Dra. Jenny Mochtar, M.A. juga menyampaikan sharing berjudul “United For God’s Glory”. Malam harinya, peserta yang terbagi dalam kelompok-kelompok unjuk kebolehan dalam kegiatan talent show. Kelompok-kelompok mempertunjukkan penampilan yang sangat menghibur seperti hip-hop, orkestra, drama fabel, dan masih banyak pertunjukan yang lain. Ada yang berbeda dari retreat pegawai kali ini, peserta dibagi dalam kelompok-kelompok kecil yang berisikan 4-5 orang untuk saling sharing membahas beberapa topik seperti Spiritual Check-Up dan Worldly Gospel : Idolatry.

Di hari terakhir, peserta mengikuti sesi alone with God, masing-masing orang menyediakan waktu menyendiri untuk berdoa dan bersaat teduh. Sesi ini bertujuan untuk membangun hubungan pribadi dengan Tuhan. Selain itu peserta diminta merenungkan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar berhala-berhala bagi masing-masing pribadi. Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng. juga menyampaikan sharing berjudul “Life is a Journey, Where Are You Going?”. Melalui sharing ini, peserta diajak belajar dari Yusuf yang mau mendengarkan dan mengambil keputusan dari Firman Tuhan. “Disaat kita mengalami pergumulan, Tuhan Yesus akan senantiasa memberikan penghiburan, kekuatan, dan penyertaan, Tuhan juga akan menuntun langkah kita, serta memberi kepastian dan jaminan bagi kita,” ujar Rektor UK Petra.

Samuel Soegiarto, M.Th. menutup rangkaian kegiatan retreat dengan Firman Tuhan berjudul “Come and Follow Jesus”. Kita dapat mengaplikasikan Injil Yesus melalui aktivitas rohani maupun aktivitas kita sehari-hari. “Mengikut Yesus bukan berarti mengerjakan sesuatu untuk Dia, tetapi menyerahkan diri untuk bisa dipakai Tuhan menurut kehendak dan anugerah-Nya,” ujar Kepala Pusat Kerohanian UK Petra ini. (rut/dit)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              

 

LKMM-TD UK Petra Asah Kemampuan Softskill dan Lifeskill Mahasiswa
January 22, 2019

Mahasiswa perlu memiliki hardskill dan softskill yang seimbang agar dapat bersaing di dunia kerja. Bekal hardskill diberikan melalui kegiatan perkuliahan atau pendidikan akademik yang telah didapatkan, namun pengembangan softskill dan Lifeskill bagi mahasiswa juga tidak kalah pentingnya. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kristen Petra (UK Petra) memfasilitasi para mahasiswa baru angkatan 2018/2019 untuk memiliki dan mengembangkan softskill dan lifeskill dalam kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) XXIX. “Harapan saya setelah mengikuti LKMM-TD XXIX, para peserta mampu menemukan dan mengembangkan ide-ide mereka dan berani untuk merealisasikan idenya” ungkap David Ardhyan Sutanto, selaku Ketua Panitia LKMM-TD XXIX.

Pelaksanaan LKMM-TD XXIX dibagi dalam dua shift, shift 1 dilaksanakan pada 16 – 19 Januari 2019, sedangkan shift 2 dilaksanakan pada 21 – 24 Januari 2019. Kali ini, tema yang dipilih adalah ”Unleash your Imagination”. Selain pelatihan-pelatihan, sebanyak kurang lebih 2400 mahasiswa mengikuti berbagai macam kegiatan menarik, mulai dari seminar anti korupsi, seminar motivasi, rally games, dan juga creative talk. Pada shift 1, pembicara dalam creative talk yaitu Uncu Putra, Director Visual Indomedia Produksi, member of EMTEK Group. Sedangkan pada shift 2, pembicara dalam creative talk adalah Indra Yudhistira, CEO at Indonesia Entertainment Produksi (IEP). (rut/dit)

UK Petra Jadi Tuan Rumah Pertemuan Forum Komunikasi Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi BK-PT
January 18, 2019

Pertemuan Perdana Forum Komunikasi Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Kristen di Indonesia (BK-PTKI) dilaksanakan di Surabaya. Universitas Kristen Petra (UK Petra) menjadi salah satu universitas yang ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan yang dilaksanakan pada 10 Januari 2019. Pertemuan yang di gelar di Ruang Rapat Universitas ini diikuti oleh sebanyak 35 dosen perwakilan dari 10 universitas anggota forum dari berbagai wilayah di Indonesia.

Forum Komunikasi Bidang TIK merupakan forum kedua yang lahir dari BK-PTKI setelah Forum Perpustakaan. Sebelumnya pada 9 Januari 2019, para anggota forum mengikuti kegiatan workshop yang terdiri dari empat sesi dan juga sosialisasi perjanjian kerja sama di Universitas Ciputra. Di UK Petra, kegiatan dibuka oleh Rektor UK Petra, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng. “Bidang Teknologi Informasi dan komunikasi nantinya akan menjadi tulang punggung yang dibutuhkan oleh banyak orang dan program studi (prodi) lainnya. Prodi lainnya bisa jadi gagap menghadapi perubahan-perubahan di bidang TIK, jadi mari kita hadapi tantangan ini bersama-sama,” ujar Prof. Djwantoro dalam sambutannya.

Budi Susanto, S.Kom., MT. dari Universitas Kristen Duta Wacana yang terpilih sebagai Ketua Forum TIK BK-PTKI periode 2019-2022 menjelaskan tentang visi, misi dan tujuan dari forum. Selain meningkatkan kerja sama antar Program Studi bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, forum ini juga memiliki misi untuk meningkatkan kualitas manajemen Program Studi bidang TIK di Perguruan-perguruan Tinggi yang handal berdasarkan iman kristen.

Salah satu dosen dari Program Studi Teknik Informatika UK Petra, Lily Puspa Dewi, S.T., M.Kom. menjabat sebagai Bendahara Forum TIK BK-PTKI periode 2019-2022. Forum TIK BK-PTKI terdiri dari empat bidang yaitu Bidang Pengajaran dan Kemahasiswaan, Bidang Penelitian, Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, serta Bidang Kerja Sama dan Kemitraan. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Ketua Forum TIK BK-PTKI dan perwakilan dari masing-masing Perguruan Tinggi. Isi dari perjanjian kerja sama telah terlebih dahulu disosialisasikan kepada peserta pada hari sebelumnya di Universitas Ciputra.

Dalam pertemuan ini juga diadakan diskusi panel dengan tema utama Perencanaan Program Kerja FTIKBKPTKI. Diantaranya kesepakatan-kesepakatan tentang agenda rutin pertahun, sharing kepakaran masing-masing, pelaksanaan workshop, kerja sama publikasi ilmiah dan jurnal yang diselenggarakan dan dikelola oleh anggota forum, serta menyelenggarakan konferensi ilmiah secara periodik. “Kita harus membangun kebersamaan agar masing-masing institusi kita seperti bagian dari tubuh Kristus untuk terus meningkatkan kualitas. Tujuan akhirnya adalah supaya kita bisa membawa damai sejahtera bagi bangsa dan negara ini,” ungkap Budi Susanto, S.Kom., MT., Ketua Forum TIK BK-PTKI. (rut/dit)

Mahasiswi Jepang Berbagi Tips Keselamatan Gempa Pada Siswa SMK
January 16, 2019

Bencana alam dapat terjadi dimanapun, kapanpun, dan pada siapapun. Beberapa saat yang lalu, beberapa daerah di Indonesia diguncang gempa dan tsunami. Gempa Lombok yang terjadi pada akhir Juli 2018 menyebabkan sekitar 500 korban meninggal dan lebih dari 300.000 orang mengungsi. Disusul dengan gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala yang memakan korban yang juga tidak kalah banyaknya.

Biro Administrasi Kerjasama dan Pengembangan (BAKP) Universitas Kristen Petra (UK Petra) bekerja sama dengan Perpustakaan Umum Surabaya menyelenggarakan Earthquake Safety Tips Session. Kegiatan ini dilaksanakan di Perpustakaan Umum Kota Surabaya pada 23 November 2018 lalu. “Kita dapat mengedukasi diri tentang langkah keselamatan dalam menghadapi dan mengantisipasi bencana lewat berbagai cara, membaca dan menonton video, pada hari ini kita mempunyai kesempatan untuk belajar dari salah satu mahasiswa pertukaran asal Jepang yang sedang kuliah di Universitas Kristen Petra,” ujar  Renny Novemsy Dese, S.S., selaku Head of Student Mobility Division BAKP.

Kana Takase, seorang mahasiswi pertukaran pelajar asal Jepang membagikan tips untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi. “Kita harus berjaga-jaga sebelum terjadi gempa, peralatan evakuasi, makanan dan air minum. Selain itu kita juga harus berunding dengan keluarga tentang titik kumpul saat terjadi bencana sehingga kita tidak terpisah dengan keluarga,” ujar mahasiswi yang menempuh pendidikan di International Bussines Accounting UK Petra ini.

Negara Jepang sendiri merupakan negara yang rawan mengalami gempa bumi. Lokasi atau letak geografislah yang menyebabkan Jepang sering dilanda gempa. Masyarakat Jepang sendiri telah dibekali dengan pemahaman tentang gempa bumi, tsunami, serta telah mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk menyelamatkan diri sejak usia dini. Hal inilah yang menyebabkan minimnya korban saat terjadi bencana di Jepang.

Sebanyak 60 siswa kelas 10 SMK Tanada Surabaya dibagi ke dalam enam kelompok dan di dampingi oleh para mahasiswa UK Petra yang tergabung dalam Petra Mate. Mahasiswi asal Kwansei Gakuin University ini menjelaskan tentang cara menyelamatkan diri yang benar saat terjadi gempa serta apa saja yang perlu disiapkan sebelum terjadi gempa. Misalnya, saat gempa besar, sebaiknya tidak menggunakan kendaraan untuk melarikan diri, karena gempa besar biasanya memiliki potensi terjadi tsunami. (rut/Aj)



Mempresentasikan Penguasaan International Business kepada Perusahaan
January 16, 2019

Universitas Kristen (UK) Petra tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan yang relevan, akan tetapi juga memfasilitasi mereka dengan kemampuan spesifik di bidang yang ditekuni. Salah satunya melalui seminar bertajuk “Final Frontier” yang digelar oleh Program International Business Management (IBM) UK Petra. Tema ini untuk mencerminkan situasi dunia bisnis pada era ini, di mana terdapat banyak perkembangan yang pesat dan juga persaingan yang sengit serta semakin terbukanya pembatas untuk memulai bisnis. Seminar yang merupakan kegiatan penutup mata kuliah Seminar in International Business ini digelar pada tanggal 7 Desember 2018 yang lalu di Ruang Amphiteater Gedung P1/P2.

Para mahasiswa semester 7 ini diminta untuk mempresentasikan penelitiannya dalam lingkup bisnis internasional secara berkelompok. Tiga kelompok dengan karya terbaik mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam seminar ini di depan 85 orang hadirin yang terdiri atas perwakilan dari 28 perusahaan rekanan Program IBM dan kalangan umum. Salah seorang dari mahasiswa yang presentasi adalah Eurwin Chandra. Ia merasakan kegiatan ini memberikannya sesuatu yang lebih dari sekadar belajar. Eurwin juga menyemangati rekan-rekannya, katanya, “Kejarlah sesuatu yang lebih tinggi. Jangan hanya pendidikan. Jadi nanti ketika sudah selesai, goal-nya sudah jelas dan bisa membantu masyarakat sekitar”.

Fenomena persaingan antara Alibaba dan Tencent, inilah yang diambil oleh kelompok presentasi pertama. Fionna Mathilda, Eurwin dan Fiona Gabriela bercerita bahwa keduanya memperluas cakupan bisnis dengan sektor yang sama yaitu mobile commerce. Ada fenomena unik dalam kompetisi dalam sektor ini, yaitu mereka menetapkan batas kompetensi tersendiri. Fenomena ini diistilahkan oleh Eurwin sebagai ‘coopetition’, gabungan antara cooperation (kerjasama) dan competition (kompetisi).  Menurut kelompok ini, kesempatan bisnis di bidang m-commerce adalah besar dan sangat mungkin dimanfaatkan pengusaha Indonesia apabila mau bersekutu dan membangun infrastruktur untuk m-commerce. Fiona memberikan pertanyaan penutup bagi audiens, “Can we work together and build an m-commerce society?”.

Kelompok kedua beranggotakan Claudia Tamara, Calvin Young, dan William Alexander. Mereka menganalisa merger yang dilakukan perusahaan otomotif Fiat dan Chrysler. Setelah merger, Fiat mengakuisisi Chrysler yang bangkrut. Setelah keberhasilan mengakuisisi salah satu kompetitor tersebut, Fiat tetap harus menghadapi persaingan yang sangat berat dari kompetitor lain. Mereka menutup presentasi dengan mengingatkan untuk berhati-hati dalam merger dan akuisisi.

Stanley Aldrich Wijono, Charista Elliani, dan Gabriel Louis Lilananda adalah kelompok ketiga. Presentasi mereka mengangkat kasus IKEA di Rusia. Ketika IKEA membuka cabang di kota Khimki, Rusia; pemerintah setempat merongrong IKEA untuk terlibat dalam suap atau kolusi. Sebagai perusahaan yang menolak korupsi, IKEA mengalami dilema strategi yang perlu diimplementasikan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sebagai penutup presentasi mereka memaparkan bahwa bisnis yang ideal bisa mempertahankan ethics dan juga excellence. (noe/Aj)

Gunakan Waktu Sebaik Mungkin Bersama Tuhan
January 14, 2019

Memasuki tahun baru 2019, kegiatan sivitas Universitas Kristen Petra (UK Petra), Surabaya dibuka dengan Kebaktian Temu Kasih Awal Tahun di Auditorium UK Petra. Kebaktian yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diawali dengan pujian-pujian yang dipandu oleh Desi Yoanita, S.Sos., M.Med.Kom. Tak ketinggalan juga, Vocal Group dari tenaga kependidikan melantunkan pujian yang indah mengiringi langkah kita semua menapaki tahun 2019 dengan menyanyikan lagu berjudul “Iman Yang Teruji” yang ditulis oleh Tri Yudo Husodo, seorang tata usaha Program Studi Teknik Informatika.

Perenungan firman Tuhan dibawakan oleh Kepala Pusat Kerohanian UK Petra, Samuel Soegiarto, S.Th., M.Th. “Time is Short”, diambil dari Efesus 5 : 15-17 itulah judul kotbah yang diberikan oleh Samuel. Berbicara mengenai waktu yang sudah Tuhan berikan, Samuel mengungkapkan ada dua hal yang bisa manusia renungkan. Yang pertama waktu itu singkat untuk merespon Kasih Anugerah Allah yang besar dan waktu itu singkat untuk membawa perbaikan ke dalam dunia ini.

“Waktu tentu saja singkat jika kita membandingkannya dengan yang sesuatu yang nyaman, tapi apakah kita telah memaknai Kasih Allah yang besar?. Tuhan Yesus itu rela merasakan sakit agar manusia merasakan kasih Allah. Hal ini dilakukannya karena IA sangat sayang pada umat manusia”, ungkap Samuel. Jadi pergunakanlah kesempatan yang Tuhan beri. Dalam surat Efesus terbagi menjadi dua bagian yaitu pasal 1-3, menceritakan kasih Allah yang sangat besar yang dinyatakan melalui karya penebusan (Predestinasi) sedangkan bagian kedua di pasal 4-6 merupakan aplikasi model kehidupan dari umat tebusan Allah yang telah merasakan kasihNya yang besar. Samuel menitipkan pesan, “kita tidak akan tahu apa yang akan kita hadapi di tahun 2019 ini tetapi kenalilah kehendak Tuhan, kerjakanlah panggilan itu dan lakukanlah seluruh kebenaran Tuhan”.

Rektor UK Petra, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng. memberikan sambutan dan pesannya untuk mengawali tahun yang baru ini. Melalui sambutannya, Rektor UK Petra membeberkan sejumlah peristiwa penting sepanjang tahun 2018 di UK Petra.

“Kita merasa perlu mengingat kembali masa lalu sebab dengan demikian kita akan melihat jejak-jejak kaki Tuhan disetiap sendi kehidupan kita. Mensyukuri nikmat yang sudah Tuhan berikan sehingga yakin dengan penyertaan Tuhan untuk menghadapi tantangan di tahun 2019”, ungkap Prof. Djwantoro. Tantangan yang dihadapi kedepan cukup banyak diantaranya kesiapan UK Petra menghadapi Akreditasi Internasional dan Internasionalisasi. Ada banyak hal yang harus disiapkan akan tetapi berserah diri pada Tuhan dan memandang masa depan dengan penuh harapan. Setelah memberikan sambutannya, Rektor memperkenalkan 11 dosen baru dan 1 orang tenaga kependidikan.

Selanjutnya Yos Handarto Poernomo, M.A., selaku Wakil Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) Petra memberikan sambutannya. Beliau mengungkapkan harapan UK Petra dapat berkembang lebih baik lagi. “Pencapaian selama ini merupakan berkat dan anugerah Tuhan, biarlah di tahun 2019 ini kita dapat terus menjaga kebersamaan demi kemajuan UK Petra,”. Acara ditutup dengan perjamuan kasih bagi segenap sivitas UK Petra. (Aj/dit)

Kerinduan Melayani Almamater
January 11, 2019

Keluarga Alumni Universitas Kristen Petra atau biasa disebut Kanitra, merupakan wadah bagi para alumni untuk menjalin relasi antar sesama alumni, maupun dengan universitas. Saat ini sebanyak 39.548 lulusan dari berbagai Program Studi secara otomatis menjadi anggota dari kanitra. Pada tahun 1996, menjadi awal inisiasi pembentukkan wadah bagi para alumni. Universitas melalui Ir. Frederik Jones Syaranamual, M.Eng., yang saat itu menjabat sebagai Wakil Rektor, menggandeng para alumni untuk membentuk wadah yang dapat memfasilitasi para alumni UK Petra.

Kongres pertama tahun 1997-2001 dilaksanakan pada tahun 1997, disusul  dengan reuni akbar pada yang dihadiri sekitar 1200 alumni di Shangri-la Surabaya. Dalam kongres pertama ini sekaligus pemilihan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kanitra pertama. DPP terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, lima orang Ketua, Wakil Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, dua orang Wakil Bendahara, dan 15 orang anggota bidang. Kanitra memiliki tiga bidang yaitu Bidang Komunikasi, Publikasi, dan Kerjasama, Bidang Aksi dan Partisipasi, serta Bidang Pengembangan Dunia Usaha dan Kesejahteraan Anggota.

Kongres dilaksanakan rutin setiap empat tahun. Pada 10 November 2018, Kanitra mengadakan Kongres ke-VI untuk memilih dan menetapkan DPP Kanitra yang menjabat periode 2017-2021. Melalui Kongres ke-VI ini menetapkan Ir. Hendra Prasetya sebagai Ketua Umum beserta jajarannya.

Secara garis besar, program kerja Kanitra dibagi menjadi tiga masa waktu, yaitu jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, beberapa agenda yang ingin dicapai misalnya mensosialisasikan Kanitra pada mahasiswa baru, wisudawan baru, dan para alumni, membuat buletin Kanitra, mengadakan seminar dan talkshow dengan mengundang alumni sebagai pembicara, serta mengembangkan usaha seperti penjualan cindera mata.

Untuk jangka menengah, Kanitra ingin meluncurkan kartu anggota, melakukan update data alumni, membuat aplikasi untuk mempermudah alumni dalam mengakses program-program Kanitra, serta mengusahakan Kanitra memiliki badan hukum. Program kerja jangka panjang Kanitra yaitu bersinergi dengan Yayasan Pendidikan Tinggi Kristen (YPTK) Petra dan juga universitas, serta mengadakan reuni akbar Kanitra. “Saya berharap kanitra dapat menjadi perhimpunan dan organisasi yang dapat bersinergi serta berdampak. Selain itu kami dapat merangkul para alumni untuk bersama-sama menjadi satu komponen dan kekuatan yang menopang bukan hanya alumni tetapi juga UK Petra,” ujar Dra. Irawati Sandjaja, M.Th. selaku Ketua I Kanitra.

Kanitra juga memiliki 15 komisariat sebagai perpanjangan tangan kanitra di tingkat program studi. 15 komisariat ini telah memiliki SK untuk melaksanakan tugas masing-masing. “Kami tergerak untuk memberikan waktu kami, menjadi DPP Kanitra, karena kami ingin melakukan sesuatu bagi almamater kami. Telah sekian lama Kanitra berdiri, biarlah Kanitra menyelesaikan apa yang telah Kanitra mulai,” ujar alumni Sastra Inggris UK Petra tahun 1972 ini. (rut/Aj)

Design “Loco” Hantarkan Raih Karya Terbaik Bidang Packaging
January 09, 2019

“Love Coffee, Love Eco”. Itulah nama design kemasan yang kemudian menghantarkan dua mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Kristen Petra (UK Petra) menyabet juara best of kategori packaging. Mereka adalah Annetta Dewi Wijaya dan Yesica Suyanti, mahasiswa angkatan 2016. “Kami sangat gugup saat menghadiri awarding night  dan sama sekali tidak menyangka akan mendapatkan juara”, ungkap Yesica saat dihubungi melalui telepon.

Ultigraph 2018 merupakan event terbesar Desain Grafis mencakup wilayah se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Jakarta. Ada tiga tahapan yang dilewati. Tahap pertama, peserta diminta mengirimkan slide presentasi mengenai karya desain. Panitia tidak memberikan tema tertentu dalam kompetisi ini. “Karena tema bebas, kami ingin memberikan packaging produk yang memiliki kandungan inovasi dan bermanfaat bagi masyarakat”, tambah Anneta.

Kemudian tahapan kedua, mereka diminta untuk mengirimkan prototype produk yang diajukan pada tahap sebelumnya. Hebatnya, karya mereka ini terus melaju hingga tahap ketiga. Hanya karya tiga besar saja yang bisa memasuki tahap ketiga ini dan hanya untuk menentukan karya terbaik kategori packaging. Pada tahap ketiga inilah, tepatnya tanggal 16 November 2018 mereka mempresentasikan hasil karyanya.

Annetta dan Yesica membuat kemasan kopi yang Reusable, Practical dan Eco Friendly. Awalnya mahasiswi yang pernah sekelas saat SMA ini, sangat terganggu mengenai permasalahan sampah didunia. Target marketnya adalah “Pencinta Camping”, Anneta dan tim melihat masalah limbah sampah para pencinta camping ini perlu ditangani. Para pencinta camping ternyata membutuhkan gelas tetapi seringkali tidak dibawa saat camping karena menyita tempat. Kemudian mereka terpikir membuat kopi drip instan.

Uniknya, kemasan ini dapat digembungkan saat digunakan untuk minum dan dikempeskan jika tidak dipakai. Jadi setelah isi kemasan diminum maka dapat digunakan untuk hal lainnya misalnya untuk gelas gosok gigi dan lain-lain. Bahannya menggunakan kertas khusus dan dilapisi dengan bahan tertentu agar tidak mudah robek saat terkena air. “Persiapan yang kami lakukan cukup lama sekitar satu bulanan, sebab kami mengerjakannya disela-sela kami UTS. Kami bersyukur bisa menang meskipun tak mendapatkan hadiah uang tunai. Sebab selain dapat menambah portfolio kami, kami juga belajar banyak saat mengikuti lomba ini”, urai keduanya mantap. (Aj/padi)  



Arsitek Surabaya yang Berpengaruh tetapi Kurang Dikenal
January 09, 2019

Dalam rangka menunjang pemahaman arsitektur kuno maka Program Studi (Prodi) Arsitektur dan Prodi Magister Arsitektur Universitas Kristen (UK) Petra bekerjasama dengan Perpustakaan UK Petra serta didukung oleh Embassy of the Kingdom of the Netherlands menyelenggarakan Bedah Buku "H.L.J.M. Estourgie and Son: Architects in Surabaya and Beyond" pada tanggal 23 November 2018 di Ruang Konferensi 4 Gedung Radius Prawiro lantai 10.

Bedah buku yang berbentuk diskusi ini menghadirkan dua narasumber yaitu Timoticin Kwanda, Ph.D., salah satu dosen pengajar di Prodi Arsitektur yang juga penulis buku tersebut; serta Ir. Handinoto, M.T., dosen di Prodi Arsitektur UK Petra, seorang anggota Tim Cagar Budaya Surabaya yang juga banyak menulis buku sejarah arsitektur. Proses pembuatan buku awalnya inisiatif dari Dr. Pauline K.M. van Roosmalen dari PKMvR Heritage Research Consultancy, Belanda yang hendak meningkatkan kesadaran tentang seorang arsitek Belanda bernama Henri Louis Joseph Marie Estourgie.

Awalnya Pauline melakukan studi literatur di Belanda yang kemudian menghasilkan daftar bangunan karya arsitek Estourgie. Kemudian pada tanggal 11-14 Oktober 2017, Timoticin beserta tim mahasiswa dan dosen dari Arsitektur UK Petra melaksanakan workshop dan juga studi lapangan untuk mengidentifikasi dan mencatat keadaan bangunan-bangunan tersebut dengan bantuan dana dari Kedubes Belanda. Hasil akhir dari rangkaian penelitian tersebut adalah buku ini.

Buku Timoticin berisi paparan kronologis perjalanan karir Estourgie dan karya-karyanya. Beberapa karya Estourgie saat berada di bawah bendera Cuypers (1906-1926) ini adalah gedung di ujung jalan Kembang Jepun, Balai Kota, dan beberapa gedung di kawasan Darmo. Karya Estourgie di saat menjadi kepala cabang (1921) adalah kantor PT. Perkebunan Nusantara XI di Surabaya; Gedung Biara Suster Ursulin yang dibuka pada tahun 1922, saat ini dikenal dengan gedung sekolah SMAK St. Maria Surabaya; serta gedung sekolah St. Louis yang dibuka tahun 1923.

Kemudian saat Estourgie mendirikan firma Rijksen & Estourgie (1926-1934) bersama rekannya sesama pekerja di Cuypers. Karyanya pada periode ini adalah gedung Gereja Pregolan; gedung Biara Ursulin di Malang yang saat ini menjadi gedung sekolah SMP & SMAK Cor Jesu, Malang. Ciri khas rancangan Estourgie nampak jelas yaitu karakteristik bangunan neo-gothik, menara dengan ujung berbentuk spire (piramid/kerucut), serta pemakaian rose window (jendela melingkar dengan ornamen menyerupai bunga mawar). Unik bagi Estourgie, di periode ini ia juga mengerjakan bangunan Istana Kerajaan Kutai Kartanegara di Tenggarong.

Handinoto sendiri mengapresiasi pengerjaan buku ini, katanya “Sudah jarang orang menulis tentang bangunan kolonial, padahal saat ini masih banyak bangunan kolonial. Masih ada ratusan di Surabaya. Saya senang masih ada orang yang peduli dengan karya arsitektur kolonial Belanda”. Sesi ditutup dengan tampilan data bahwa 17 bangunan publik di Surabaya dan sekitarnya yang didesain oleh Estourgie, yaitu: 10 sekolah, 3 gereja, 2 rumah sakit, 1 istana, dan 1 panti asuhan. Timoticin menarik kesimpulan, “Estourgie adalah salah satu arsitek terkemuka abad 20 di Indonesia. Akan tetapi ia kurang dikenal dibandingkan arsitek lain. Karyanya ada di Surabaya, Jakarta, Semarang, Madiun, dan Bondowoso. Maka dari itu saya sebut sebagai arsitek Surabaya and beyond”.(noel/Aj)

 

Tak Terselami, Film Pendek yang Raih Juara 2 dalam CIA 2018
January 08, 2019

Kabar gembira kembali datang, kali ini empat mahasiswa Ilmu Komunikasi dan seorang mahasiswa Teknik Industri Universitas Kristen Petra (UK Petra) mengharumkan nama kampus dengan prestasi yang diperolehnya. Kelimanya berhasil meraih juara 2 pada Communication in Action (CIA) 2018, kategori Broad Action. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya pada 4 November 2018.

Broad Action merupakan kompetisi film pendek dalam bentuk fiksi atau dokumenter, dengan tema "Heritage Pop Culture". Georgie Sentana Hasian, Cicilia Monika Darmawan, Melinda, Jocelin Alice Agape, dan Evander Lucius Azareel membuat film berjudul “Tak Terselami”. Film ini mengulas mengenai kampung nelayan yang terletak di daerah Kenjeran. “Pembangunan Jembatan Suroboyo mengubah budaya masyarakat di kampung nelayan. Adanya jembatan ini membuat para nelayan kesusahan untuk melaut. Perubahan inilah yang ingin kami soroti,” ujar Cicilia.

Pada tahun 2015, Pemerintah Kota Surabaya mendirikan jembatan Suroboyo yang menghubungkan kawasan pesisir Surabaya di Pantai Kenjeran. Sejak jembatan sepanjang 800 meter ini didirikan, permukaan air menjadi dangkal dan keruh karena banyak lumpur. Hal ini menyusahkan nelayan untuk pergi melaut, pendapatan masyarakat pun semakin menurun, sehingga tidak sedikit yang melakukan pekerjaan tambahan, seperti menjadi kuli bangunan, berjualan keripik, dan lainnya.

Perkembangan yang terjadi di jaman sekarang memang memiliki dampak positif bagi masyarakat sekitar, tetapi tidak bagi masyarakat kampung nelayan. Merasa dirugikan dari segi ekonomi, namun tidak banyak yang bisa dilakukan untuk memperbaiki apa yang telah terjadi. “Perkembangan ternyata tidak selamanya bagus, perkembangan dapat merubah segala budaya yang sejak dulu telah dilakukan oleh masyarakat kampung nelayan,” ungkap Georgie.

Sebelumnya, kelompok yang mengikuti kategori mahasiswa umum ini melakukan survey terlebih dahulu untuk mengetahui permasalahan dan keadaan kampung nelayan. Total pengerjaan film pendek ini dilakukan selama tiga minggu, “susah cari waktunya sehingga buat kami pengerjaan ini sangat berat sebab bersamaan dengan Ujian Tengah Semester (UTS)”, rinci kelimanya serempak. Pengumpulan karyapun dilakukan dengan cara mengunggah video berdurasi lima menit tersebut melalui Youtube. Meraih juara 2, Georgie dan kawan-kawan mendapatkan sertifikat, piala, dan uang sebesar Rp 1.500.000,-. (rut/Aj)



Tim Mahasiswa UK Petra Sabet Juara 1 dalam CIA 2018
January 04, 2019

Tim mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra (UK Petra) berhasil meraih juara 1 dalam Communication in Action (CIA) 2018 untuk kategori Public Relations In Marvellous Elucidate (PRIME). Mereka berhasil melewati tiga tahapan di Universitas Brawijaya, Malang dan menyisihkan 17 tim universitas lainnya. “Ada tiga topik yang bisa dipilih, akan tetapi akhirnya kami memilih membuat proposal bagaimana strategi public relations  menangani krisis kemudian membuat re-branding tourism destination Lombok”, jawab mahasiswa angkatan 2016.

Tim yang beranggotakan lima mahasiswa ini terdiri dari Brian Henry, Felicia Luvena, Fide Abraham, Irving Williem Herly dan Liem Michael Stefan Setianto. Awalnya mereka diminta membuat proposal dan video berdurasi lima menit mengenai rencana program yang diajukan, kemudian karena membuat program re-branding maka mereka membuat mulai dari logo baru, anggaran yang diperlukan hingga program unggulan agar jumlah wisatawan yang berlibur ke Lombok kembali meningkat.

Ada beberapa program yang ditawarkan diantaranya pembentukan asosiasi pemulihan Lombok (#ChangeforChange), membuat logo baru, membuat video promosi, mengundang creative content creator, mengadakan kompetisi menulis lagu untuk Lombok, mengundang artis dalam pembuatan video klip musik, pembangunan Lombok Educational Center, hingga penyebaran kapsul penyelamat. “Dengan strategi yang kami susun, kami harap Dinas Pariwisata Lombok tidak hanya berfokus pada peningkatan angka wisatawan, namun juga memperhatikan rencana preventif jika terjadi hal yang tidak diinginkan”, urai Luvena.

Tim ini membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk membuat program, “yang paling sulit adalah ketika kami harus memikirkan bagaimana program-program ini harus realistis”, ungkap Brian saat ditanya kendalanya dalam membuat program dalam Kompetisi CIA 2018. Uniknya, tim ini membuat program bencana yang terjadi di Lombok tidak perlu disembunyikan akan tetapi justru menjadi daya tarik bagi wisatawan agar mau kembali ke Lombok. Salah satunya pembangunan Lombok Educational Center, hal ini bertujuan selain destinasi wisata baru juga memberikan informasi mitasi gempa serta tempat perlindungan saat terjadi gempa. Cukup dengan tiket Rp. 5000 saja, diharapkan dapat menjangkau anak sekolah dalam hal pemberian edukasi. Tak heran dengan paket program yang lengkap inilah, akhirnya panitia memilih Brian dan tim menjadi juara 1 dan berhak mendapatkan sertifikat, piala dan uang senilai Rp. 1.500.000. (Aj/dit)

 

Gugah semangat nasionalisme dan kecintaan kepada NKRI
January 03, 2019

Sikap intoleransi belakangan menjadi “virus” yang semakin banyak menjangkit masyarakat Indonesia, tidak terkecuali anak-anak muda. Dengan perkembangan teknologi yang ada, sikap intoleransi semakin terlihat di kalangan masyarakat. Departemen Matakuliah Umum (DMU) Universitas Kristen Petra (UK Petra) bekerjasama dengan Institut Leimena menggelar Seminar Wawasan Kebangsaan dan Forum Group Discussion (FGD) pada Kamis, 13 Desember 2018 di Ruang Konferensi IV UK Petra.

“Sangat penting bagi civitas akademika untuk menyadari perannya sebagai seorang warga negara. Perkuliahan merupakan moment mempersiapkan mahasiswa untuk terjun menjadi manusia dewasa ke tengah masyarakat. Kita tentu sangat mengharapkan lulusan UK Petra dapat berkontribusi banyak bagi negara,” ujar Dr. Ir. Ekadewi Anggraini Handoyo, M.Sc., selaku Kepala Departemen Matakuliah Umum.

Seminar yang dibagi dua sesi ini dihadiri oleh mahasiswa dan dosen pengampu matakuliah Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan. Sesi pertama, Drs. Jakob Tobing, MPA, Presiden Institut Leimena berbicara mengenai Perjalanan Cita-cita Kebangsaan Indonesia. Menurut Jakob, Bangsa Indonesia sebenarnya telah terbiasa dengan dinamika global dan interaksi dengan keberagaman, sejak jaman purba, masa penjajahan, hingga kemerdekaan. “Demokrasi yang dianut Indonesia dan dicita-citakan oleh para pendiri bangsa adalah demokrasi yang bertanggung jawab. Bukan hanya aspek demos kratos (kedaulatan rakyat) tapi juga nomos kratos (konstitusi) harus dipertimbangkan,” ungkap Jakob.

Sedangkan sesi kedua, Drs. Jakob Tobing, MPA dan Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng., selaku Rektor UK Petra hadir sebagai pembicara. Topik yang diangkat adalah Peran Pendidikan Tinggi dalam Pertarungan Ideologi Bangsa. Generasi milenial disebut sebagai “me me me generation”, sangat tergantung teknologi, individualistik, dan apatis terhadap politik. “Sesuai dengan visi UK Petra untuk menjadi universitas yang peduli dan global, artinya kita tidak boleh tinggal diam untuk berkontribusi bagi masyarakat dan juga bagi bangsa dan negara,” jelas Prof. Djwantoro.

Beberapa inisiatif untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara mahasiswa juga telah dilakukan oleh UK Petra, diantaranya melaksanakan pekan sadar politik, melaksanakan program-program service learning, Petra Mengajar, Petra Peduli Lombok hingga program Community Outreach Program (COP). Dalam COP, mahasiswa UK Petra bersama dengan mahasiswa asing hidup bersama masyarakat lokal untuk mengerjakan proyek-proyek tertentu di daerah tersebut.

Kedepannya, UK Petra akan terus meningkatkan kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara dengan berbagai inisiatif yang relevan. Tak lupa juga terus menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif untuk berbagi hidup dan pemikiran. Selain itu juga memperkuat silabus beberapa matakuliah yang relevan untuk meningkatkan kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara, dari aspek kognitif, afektif, dan motorik. (rut/Aj)

Prodi Teknik Elektro Gelar Kuliah Tamu bersama PT Bambang Djaja
January 03, 2019

Teknologi telah membantu umat manusia untuk dapat hidup lebih efisien dan mudah. Khususnya pada saat ini, perkembangan teknologi telah pesat di segala bidang. Joko Widodo selaku presiden Indonesia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mendorong industri dalam negeri berkembang lebih. Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa, Program Studi Teknik Elektro Universitas Kristen Petra (UK Petra) mengadakan kuliah tamu berjudul “Technology Transformator” dengan membawakan narasumber dari PT Bambang Djaja Indonesia.

Kuliah tamu ini diadakan pada hari Jumat tanggal 16 November 2018 pukul 12:00 – 14:30 WIB di Ruang Konferensi IV Gedung W UK Petra. Kuliah ini merupakan mata kuliah wajib untuk mata kuliah Mesin-Mesin Listrik bagi mahasiswa Program Studi Teknik Elektro dan untuk mata kuliah Teknik Tenaga Listrik bagi mahasiswa Program Studi Teknik Mesin. Chairul Arifandi, seorang Distribution Transformator Senior Advisor dari PT Bambang Djaja hadir sebagai narasumber kuliah ini.

Di dalam kuliah ini dibahas mengenai transformator (trafo) listrik secara lebih detail dan lebih mendalam. Revolusi industri 4.0 juga turut memaksa pemerintah Indonesia untuk bertindak. Dengan perkembangan teknologi, sekarang kita tidak perlu untuk import trafo lagi. Pemerintah Indonesia sedang gencar untuk mendorong industri dalam negeri untuk dapat memproduksi barang-barang yang selama ini hanya dapat kita peroleh dari luar negeri.

Hal ini juga dialami oleh PT Bambang Djaja sebagai produsen trafo distribusi dan trafo daya. Banyak diskusi dan pertukaran pikiran antar mahasiswa dengan narasumber terjadi dalam kuliah ini. “Kuliah tamu yang diberikan oleh Bambang Djaja lebih terasa seperti sebuah diskusi dari pada kuliah satu arah, hal ini sangat bermanfaat bagi kami selaku mahasiswa FTI karena permasalahan yang ingin kami ketahui sangat beragam dan dengan tanya jawab yang kami alami,” ucap Cedric Rahardjo, mahasiswa Teknik Mesin UK Petra salah satu peserta kuliah tamu ini.

Seusai kuliah tamu, akan direncanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperpanjang kerjasama. Kerjasama yang dilakukan adalah program magang di PT Bambang Djaja, penggunaan laboratorium tegangan tinggi, studi ekskursi Program Studi Teknik Elektro, dan lain-lain. Banyak alumni Teknik Elektro yang juga bekerja di PT Bambang Djaja. Oleh karena itu, hubungan yang sudah baik ini perlu untuk dipertahankan. “Saya berharap dengan adanya kuliah tamu ini, memberikan wawasan pada mahasiswa tentang prospek pekerjaan kedepan, supaya mereka tidak ragu untuk memilih industri yang seperti apa,” ujar Ir. Julius Sentosa M.T., IPM, dosen Program Studi Teknik Elektro sekaligus Kepala Laboratorium Sistem Tenaga Listrik UK Petra. (luk/Aj)

Kucurkan Beasiswa , SPS Corporate dan SMB Group Tandatangani Nota Kesepahaman dengan UK Petra
December 20, 2018

Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerjasama Pemberian Beasiswa antara SPS Corporate dan SMB Group dengan Universitas Kristen Petra (UK Petra), Surabaya dilaksanakan pada hari Kamis (06/12) di Ruang Rapat Universitas lantai 9 kampus UK Petra. “Pemberian beasiswa ini merupakan wujud kerjasama dan dukungan industri pada lembaga pendidikan tinggi yang mereka percaya agar dapat mempersiapkan sumber daya manusia yang dapat memimpin dan membangun Indonesia”, ungkap Meilinda, MA selaku Kepala Kantor Perencanaan Strategis UK Petra.

Beasiswa ini diberikan pada dua mahasiswa Program Studi Magister Manajemen (MM) serta lima mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UK Petra. Bagi program strata satu FKIP, beasiswa meliputi biaya kuliah dan biaya hidup bagi mahasiswa selama satu tahun, sedangkan untuk program strata dua MM, beasiswa meliputi biaya kuliah bagi calon dosen UK Petra dari awal sampai tuntas.

Beasiswa yang diberikan oleh perusahaan yang bergerak dibidang ekspor tissue dan kemasan karton ini memiliki beberapa syarat. Syarat yang diberikan bagi mahasiswa program studi MM UK Petra haruslah mahasiswa yang telah lolos seleksi yang dilakukan oleh Fakultas Bisnis dan Ekonomi UK Petra dan terpanggil menjadi dosen di UK Petra, sedangkan bagi mahasiswa FKIP, beasiswa diberikan pada mahasiswa yang berasal dari putra daerah dan berasal dari keluarga kurang mampu dengan IPK tertinggi di FKIP. Tak hanya itu saja, para calon penerima beasiswa FKIP ini harus mendemonstrasikan motivasi tinggi untuk mengabdi menjadi guru dan membawa semangat pembaharuan bagi daerah asalnya.

SPS Corporate dan SMB Group merupakan dua group perusahaan dibawah satu bendera yang dipimpin oleh Dermawan Suparsono. Dermawan memiliki kerinduan agar anak muda Bangsa Indonesia menyadari dan berani mengambil peran masing- masing untuk membawa tanah air Indonesia ke arah yang lebih baik. Beliau percaya pendidikan menjadi salah satu senjata untuk mempersiapkan calon pemimpin yang visioner, cerdas dan nasionalis.

Visi ini lah yang menginspirasi Dermawan untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi di UK Petra. UK Petra dipilih karena telah mampu menunjukkan kinerja serta sumbangsih nyata dalam mendukung pemuda pemudi dari Indonesia Timur untuk dapat belajar di UK Petra dan kemudian kembali memimpin daerah asalnya baik di sektor swasta maupun masuk dalam pemerintahan.

Dermawan sempat menitipkan pesan kepada para mahasiswa penerima beasiswa ini. “Tujuan kuliah ini adalah untuk tiga hal. Awalnya belajar mandiri kemudian belajar bagaimana menempatkan diri. Dan jangan lupa untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat, sebab ketika kita mau hidup bijak harus dibarengi dengan ketulusan yang mulai langka saat ini”, urai Dermawan Suparsono. (Aj/dit)

Atasi Kemacetan dengan Sistem Ride Sharing
December 20, 2018

Kabar baik kembali datang dari Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra (UK Petra). Kali ini, Steven Indarto Oetomo, Gabriella Yuki, dan Jessica Chandra Sutanto meraih juara 2 dalam Civil Week 2018 untuk kategori lomba National Paper Competition. Selain National Paper Competition, Civil Week terdiri dari beberapa kategori lomba yaitu International Concrete Competition, Lomba Rancang Bangun Jembatan, dan Lomba Rancang Gambar Bangunan. Civil Week merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta.

Untuk babak penyisihan, pada 13 September 2018, peserta mengumpulkan abstrak dari paper mereka, kemudian pada 12 Oktober 2018, 50 peserta terbaik harus mengirimkan full paper mereka. Dari 50 peserta, dipilih lima terbaik untuk maju ke babak final yang dilaksanakan pada 6-9 November 2018. Tema yang dipilih pada National Paper Competition kali ini adalah “Development Strategy of Urban Transportation Towards Sustainable Transportation”. Peserta diminta membuat paper tentang solusi untuk mengatasi masalah transportasi di Indonesia, khususnya daerah perkotaan. Steven, Gabriella, dan Jessica membuat paper berjudul “Algoritma Ride-Sharing untuk Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas: Sistem dan Implementasi di Indonesia”.

Bertambahnya volume kendaraan di Indonesia menimbulkan banyak permasalahan dalam bidang transportasi, seperti timbulnya kemacetan, meningkatnya emisi CO2, dan kurangnya lahan parkir. “Salah satu upaya penyelesaian permasalahan ini adalah dengan pemanfaatan transportasi publik, namun upaya ini belum dapat maksimal dikarenakan banyaknya pengguna yang lebih memilih kendaraan pribadi karena dinilai lebih nyaman, aman, dan fleksibel,” ujar Steven.

Bagi Steven dan kawan-kawan, kendaraan pribadi juga dapat dijadikan sebagai alternatif untuk mengurangi permasalahan kemacetan di Indonesia yaitu ride sharing. Ride sharing merupakan suatu sarana transportasi dengan cara menggabungkan beberapa orang dan pengemudi yang memiliki rute dan destinasi yang sama dalam satu kendaraan. Dengan demikian, ride sharing memaksimalkan penggunaan kendaraan pribadi, sehingga tidak ada kursi kosong yang tersisa dalam kendaraan. Ride sharing selama ini telah ada di Indonesia, namun pelaksanaannya belum maksimal, oleh sebab itu  Steven dan kawan-kawan mengembangkan algoritma ride sharing untuk memaksimalkan pelaksanaannya.

“Saat ini dengan adanya smartphone, GPS, dan koneksi internet memudahkan pelaksanaan ride sharing ini,  penumpang dan pengendara dapat dicocokkan secara otomatis dengan sebuah sistem. Sistem ini akan memberikan data-data yang sekiranya diperlukan oleh penumpang, seperti estimasi waktu tunggu, identitas pengemudi, dan data kendaraan,” jelas Jessica.

Saat babak final, 7 November peserta mempresentasikan paper yang telah dibuat selama 15 menit, dan dilanjutkan tanya jawab selama 30 menit. Keesokan harinya kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional. Steven dan kawan-kawan berhasil meraih juara 2 dan mendapatkan piagam serta uang sebesar Rp 5.000.000,-. (rut/padi)

Perkaya Wawasan Mahasiswa UK Petra Tentang Indo Pasifik Melalui DiploFest 2018
December 19, 2018

Di era globalisasi saat ini, topik mengenai diplomasi sangat penting untuk digalakan kepada seluruh masyarakat, terutama kaum muda. Kementerian Luar Negeri Indonesia mengadakan sosialisasi mengenai diplomasi dalam rangkaian acara bertajuk Diplomacy Festival (DiploFest) 2018. Mengawali acara DiploFest, Kemenlu mengadakan public lecture (kuliah umum) di lima universitas di Kota Surabaya. Pada hari Jumat, tanggal 23 November 2018 Universitas Kristen Petra (UK Petra) menjadi salah satu universitas yang berkesempatan untuk menjadi tuan rumah dari kuliah umum yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri.

Sebagai pembicara, hadir Dr. Siswo Pramono, LL.M, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia, Adwin Surya Atmadja, SE., MIEF., Ph.D selaku Ketua Program Studi Manajemen UK Petra dan dipandu oleh Dr. Sautama Ronni Basana, S.E., M.E sebagai moderator pada kuliah umum ini. Tema yang dibahas pada kuliah umum ini adalah Asian Century: The Economic Implication to Indo Pacific Region.

Tema Asian Century: the Economic implication to Indo Pacific Region diangkat untuk membahas kemajuan industry di Asia pada abad ini dan pengaruhnya terhadap negara-negara indo pasifik. “Dikatakan pada abad ke 18 adalah abadnya Inggris, pada abad ke 20 adalah abadnya Amerika, sedangkan pada abad ke 21 adalah abadnya Asia,” ujar Siswo yang alumni dari Monash University ini. Dikatakan bahwa penggerak abad Asia ini adalah munculnya inovasi-inovasi yang pada akhirnya menggerakan roda perekonomian benua Asia.

Hal lain yang mempengaruhi perekonomian benua Asia juga adalah kerjasama Indo Pasifik.  Pada dasarnya, indo pasifik memiliki konsep yang berbeda-beda, dimana dikatkan bahwa tiap negara bisa memiliki konsep indo pasifiknya sendiri. Seperti contohnya, pada negara Australia, mereka memiliki konsep indo pasifik yang melihat kerjasama ini sebagai potensi untuk mengimplementasikan kebijakan luar negerinya. Akan tetapi, hal tersebut berbeda dengan negara Indonesia, dimana konsep indo pasifik untuk negara Indonesia melihat ekonomi interdependence sebagai dasar dari ekonomi indo pasifik.

“Bagi negara Indonesia, yang utama bukanlah value. Cita-cita indo pasifik bagi negara Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika, dimana yang sama-sama akan dikerjakan tanpa memaksakan value. Jadi, lebih mengutamakan common interest untuk meningkatkan marginal revenue,” jelasnya pada kuliah umum yang dilaksanakan di amphiteathre UK Petra ini. Oleh karena itu, ia menekankan agar masyarakat Indonesia terus menciptakan inovasi hingga mencapai ranah internasional.

Selain Dr. Siswo Pramono, terdapat seorang pembicara lagi, yakni Adwin Surya Atmadja. Apabila Dr. Siswo Pramono lebih menekankan pada kondisi indo pasifik dan konsep-konsep indo pasifik, ketua prodi manajemen UK Petra ini lebih menekankan pada bagaimana meningkatkan produktivitas di indo pasifik ini. Ia mengatakan bahwa “kompetisi akan menciptakan inovasi.”

Pada akhir kuliah umum ini, Dr. Sautama Ronni Basana selaku moderator kuliah umum ini menarik sebuah kesimpulan. “apakah ada hope untuk Indonesia dalam kompetisi indo pasifik?” ujarnya. “jawabannya adalah Indonesia harus terus melakukan inovasi-inovasi.” (vka/Aj)

Kemenristekdikti Berikan Apresiasi Program Asuh PT Unggul pada UK Petra
December 19, 2018

Rabu, 05 Desember 2018 Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dirjen Belmawa Kemenristekdikti) memberikan apresiasi pada Universitas Kristen Petra, Surabaya (UK Petra). Bertempat di Jakarta, pemberian sertifikat dalam rangka apresiasi program asuh Perguruan Tinggi (PT) Unggul ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan UK Petra, Agus Arianto Toly, S.E., Ak., M.S.A.

“Puji Tuhan, berita bahagia bagi kampus UK Petra. Ini artinya budaya mutu yang sudah dikembangkan oleh UK Petra selama ini mendapatkan apresiasi dari Dirjen Belmawa Kemenristekdikti”, urai Agus Arianto Toly, S.E., Ak., M.S.A. Dari 29 PT yang mengikuti program asuh PT Unggul 2018 ini, hanya lima PT yang menerima apresiasi. Diantaranya Universitas Syiah Kuala (Unsyiah)-Banda Aceh, Universitas Kristen Petra (UK Petra)-Surabaya, Universitas Brawijaya-Malang, Universitas Mercu Buana-Jakarta dan Universitas Gadjah Mada-Yogyakarta.

Tak hanya menerima apresiasi saja, Agus Arianto Toly, S.E., Ak., M.S.A. yang ditemani oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UK Petra, Dr. Dra. Gan Shu San, M.Sc., juga diminta untuk sharing best practices. “Kami berbagi pengalaman dan praktik  baik selama pelaksanaan program asuh, serta testimoni apa manfaatnya saat UK Petra menjadi PT Asuh dan apa yang bisa UK Petra dapatkan dari hasil belajar bersama ini”, urai Shu San.

Sebagai informasi, UK Petra sudah dua kali (sejak tahun 2017) mengikuti program dari Direktorat Penjaminan Mutu, Dirjen Belmawa Kemenristekdikti. Untuk mengikuti program tahunan ini, Dirjen Belmawa Kemenristekdikti memberikan persyaratan yaitu haruslah PT dengan Akreditasi Institusi A dan mengirimkan proposal terlebih dahulu untuk direview. Tak hanya itu saja, minimal satu PT yang diasuh haruslah universitas yang ada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), serta PT yang diasuh haruslah memiliki minimal 20 Program Studi dengan akreditasi C.

UK Petra menerima bantuan program Asuh PT Unggul ini sebesar Rp. 310.000.000 dan ditambah dana pendamping dari UK Petra. Tahun 2018, UK Petra mengasuh Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina)-Sumba Timur, Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum, (Unipdu) Jombang dan Institut Teknologi Del (IT Del)-Toba Samosir. Shu San menambahkan, UK Petra tahun depan akan kembali mengikuti program baik ini. “Tahun depan kami akan ikut lagi. Sebab program ini selaras dengan visi UK Petra yaitu menjadi universitas yang peduli. Itu artinya program pemerintah dapat mendukung pencapaian visi UK Petra”,tutup Shu San.    (Aj/padi)