Connect with us
  • b
  • a
  • x
A CARING AND GLOBAL UNIVERSITY
WITH COMMITMENT TO CHRISTIAN VALUES

Petra Motion 2019, Ajak Kaum Muda Meraih Mimpi

May 31, 2019

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Dance Art and Culture Universitas Kristen (UK) Petra gelar Petra Motion 2019 dengan tajuk “The Journey” pada tanggal 4 Mei 2019 di Mall Ciputra World. Secara tradisi, setiap tahunnya UKM Dance Petra ini menyelenggarakan gelaran kompetisi dance tingkat nasional Dance of the Nation. Kali ini, format Petra Motion dipakai untuk menjangkau lebih dalam di lingkup Jawa Timur.

Acara dalam rangkaian kegiatan Petra Motion 2019 berupa kompetisi Flashmob Dance Competition dan Youth Dance Competition. Tiga orang dancer profesional Jawa Timur sebagai narasumber dan tim juri, mereka adalah Lupita, P-Nut, dan Edo HESL.

Flashmob Dance Competition diikuti oleh 15 tim dance crew yang adalah perwakilan dari 15 program yang ada di UK Petra. Masing-masing tim terdiri atas 30 hingga 50 orang mahasiswa. Masing-masing tim menampilkan dance dengan koreografi yang sudah ditentukan oleh panitia dan dinilai oleh tim juri. Sebagai pemenang juara 3 diraih oleh Program Studi Sastra Inggris, Program Studi Teknik Sipil sebagai Juara 2, dan Program Manajemen Keuangan keluar sebagai Juara 1.

Sedangkan untuk Youth Dance Competition diikuti oleh 25 tim dance crew yang beranggotakan 8 orang remaja usia 9-18 tahun. Mereka adalah siswa sekolah SMP dan SMA dari seluruh Jawa Timur. Sebagai juara 3 diraih oleh Ragazze, Heavybabystylez sebagai Juara 2, dan Funkyhops Dance Crew sebagai Juara 1.

Penampilan spesial Boogiedown dari UKM Dance membuat semakin semarak acara ini. Performance yang mereka sajikan adalah pencampuran antara tarian, aksi teatrikal, serta videografi. Farly Ennarta, Ketua Panitia Petra Motion menjelaskan, “Pencampuran penampilan dengan video ini agar penonton lebih paham pesan yang disampaikan. Sasaran kami adalah anak muda, bukan hanya para dance, tetapi anak muda Surabaya secara luas”.

Dance mereka menceritakan tentang seorang wanita yang di akhir hidupnya telah berhasil mencapai kesuksesan tetapi tidak menjalani impiannya, yaitu menjadi seorang penari balet. Dikisahkan bahwa tokoh utama tersebut merasakan penyesalan meskipun kesuksesan sudah dicapainya. Menjelaskan pesan yang tersirat, Farly mengatakan, “Orang muda terkadang sudah tahu mimpinya apa, akan tetapi takut meraih mimpi tersebut”.(noel/Aj)


Berita lainnya